Penyelesaian persoalan dasar kawasan menjadi bagian dari proses sebelum proyek strategis baru dikembangkan.
Lilik mengatakan arah tersebut juga sejalan dengan prioritas pembangunan 2027 yang masih meneruskan program tahun sebelumnya.
“Prioritas masih meneruskan lanjutan dari program-program kita yang tahun lalu, tahun 2026. Dengan pembiayaan itu masih kita lanjutkan tahun ini,” katanya.
Dengan demikian, JLLB masih menjadi salah satu titik penting dalam rencana pengembangan strategis Surabaya Timur.
Sementara proyek tersebut belum rampung dan persoalan PSU dengan pengembang masih dikejar, pengembangan kawasan belum banyak diterjemahkan menjadi proyek strategis baru dalam rancangan APBD 2027.
Padahal, Pemkot Surabaya mengusung tema akselerasi pemerataan infrastruktur perkotaan dan infrastruktur ekonomi strategis yang berwawasan lingkungan dalam RAPBD 2027.
Pembahasan bersama DPRD Surabaya nantinya akan menentukan prioritas belanja sekaligus arah pembangunan di masing-masing kawasan pada 2027. (*)












