Surabaya, CakrawalaNews.co – Kampung yang terlihat bersih belum tentu langsung mendapat nilai tinggi dalam Lomba Kampung Pancasila 2026.
Tim penilai kini turun langsung untuk melihat kebiasaan warga dan memastikan kondisi kampung sesuai dengan laporan peserta.
Verifikasi lapangan berlangsung hingga 1 Oktober 2026. Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak RW.
Sebanyak 184 fasilitator diterjunkan. Mereka terdiri dari koordinator wilayah, koordinator kecamatan, dan petugas lingkungan.
Tim mencocokkan kondisi lapangan dengan data yang diunggah peserta melalui aplikasi Sayang Warga.
Koordinator Pilar Lingkungan sekaligus Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya M. Fikser mengatakan tahapan tersebut diperlukan agar laporan peserta tidak berhenti sebagai data administratif.
“Karena kita harus menetapkan 500 RW, kini dilakukan verifikasi lapangan tahap pertama. Kita ingin memastikan apa yang diunggah di aplikasi benar-benar sesuai kenyataan di lapangan,” ujar Fikser, Rabu, 30 September 2026.













