Kepala Disbudporapar Kota Surabaya Herry Purwadi mengatakan konsep tersebut menjadi cara untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda melalui pengalaman yang lebih dekat.
“Melalui pertunjukan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya melihat kembali peristiwa sejarah, tetapi juga merasakan semangat perjuangan Arek-Arek Suroboyo,” ujar Herry, Kamis, 24 September 2026.
Dalam pertunjukan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan tampil sebagai Residen Sudirman.
Ia akan terlibat dalam adegan perundingan dengan Mr. Ploegman di Hotel Yamato terkait berkibarnya bendera Belanda.
“Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani akan tampil sebagai Ibu Pertiwi. Bunda Rini akan membawakan puisi pada bagian akhir pertunjukan sebagai refleksi atas keberanian dan pengorbanan para pejuang Arek-Arek Suroboyo,” ujar dia.
Kabid Kebudayaan Disbudporapar Kota Surabaya Ridzotullahmad Nurchakim menjelaskan, alur pertunjukan membawa penonton mengikuti kondisi Surabaya menjelang Peristiwa Perobekan Bendera.













