Surabaya, CakrawalaNews.co – Rencana Tol Tengah Surabaya menghadapi arah pembangunan yang berbeda.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya justru mendorong jalur alternatif di sisi timur untuk menjawab kebutuhan konektivitas tanpa harus memaksakan pembangunan Tol Tengah.
Rencana Tol Tengah sendiri belum sepenuhnya keluar dari dokumen tata ruang.
Proyek tersebut masih tercantum dalam struktur ruang karena mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) nasional dan perencanaan tingkat provinsi.
Namun, trase detailnya belum ditetapkan.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Reinhard Oliver menyebut posisi Tol Tengah saat ini masih indikatif.
“Indikatif, secara struktur ruang sudah termasuk, tetapi secara pola ruang belum tergambar karena kita belum tahu perencanaannya seperti apa,” katanya, Jumat, 5 September 2026.
Ketidakjelasan trase tersebut membuka ruang bagi perubahan arah pembangunan.













