Menurutnya, penggunaan pakaian batik karya anak Surabaya bukan sekadar mengenakan busana, melainkan bentuk apresiasi dan sarana pemasaran yang efektif.
“Kalau ini dimulai dari Pak Lurah saja, justru saya akan tekankan seluruh staf [untuk menggunakan]. Ini kan budaya kreasi dan hasil karya anak Surabaya,” ujarnya pada Kamis (6/8/2026).
Ia juga menyoroti keunggulan desain Batik Anak Negeri yang mampu mengombinasikan unsur budaya dengan sentuhan kekinian.













