Surabaya. Cakrawalanews co – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. H. Suli Da’im, M.M., menyatakan keprihatinannya atas aduan masyarakat mengenai seorang pasien tumor otak yang hingga kini masih menunggu antrean operasi bedah saraf di RSUD Dr. Soetomo. Kondisi pasien dilaporkan terus memburuk, bahkan kemampuan penglihatannya mulai terganggu, sementara tindakan operasi masih harus menunggu giliran.
“Saya menerima langsung pengaduan dari masyarakat. Sebagai wakil rakyat, saya tidak bisa menutup mata ketika ada warga yang sedang berjuang melawan penyakit berat, tetapi harus menghadapi waktu tunggu yang sangat panjang. Ini bukan sekadar persoalan administrasi rumah sakit, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” ujar Suli Da’im, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan penjelasan yang diterima dari pihak RSUD Dr. Soetomo, pasien tersebut telah masuk daftar tunggu operasi bedah saraf sejak tahun 2024. Saat itu pasien berada pada urutan ke-152 dari total 492 antrean. Saat ini posisinya telah menjadi urutan ke-77 dari total 520 pasien yang menunggu operasi. Rumah sakit juga telah berupaya memberikan perhatian dengan membuka kemungkinan penyisipan jadwal apabila terdapat pasien terjadwal yang berhalangan hadir, serta meminta pasien tetap menjalani kontrol rutin agar kondisi klinis dan tingkat kegawatannya terus dievaluasi.
Suli Da’im mengapresiasi keterbukaan dan respons cepat jajaran RSUD Dr. Soetomo. Menurutnya, para dokter dan tenaga kesehatan telah bekerja dengan dedikasi tinggi di tengah beban pelayanan yang sangat besar. Namun ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh hanya dipandang sebagai keterbatasan teknis rumah sakit.
“Persoalan utamanya adalah kapasitas pelayanan yang belum mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat. Ketika pasien tumor otak harus menunggu begitu lama sementara kondisinya terus memburuk, pemerintah harus hadir mencari solusi. Jangan sampai masyarakat beranggapan rumah sakit mengabaikan pasien, padahal akar persoalannya adalah sistem pelayanan yang perlu diperkuat,” tegasnya.



