“Kemarin ada pihak ketiga dari mall yang ketangkap buang sampah di pinggir jalan. Saya minta DLH tindak tegas. Truk yang tidak layak, bolong-bolong, dan tidak tertutup tidak boleh jalan. Kita harus kompak menjaga kebersihan,” tambahnya.
Wali Kota Eri juga menambahkan, sebagai peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, Pemkot Surabaya sedang membangun fasilitas pencucian truk otomatis di kantor DLH Tanjungsari dan TPA Benowo yang ditargetkan tuntas bulan April ini. Tujuannya agar truk sampah yang keluar masuk wilayah kota selalu dalam kondisi bersih dan tidak menebar bau.
“Jadi sebelum keluar Tanjungsari dicuci, baru mobilnya ambil sampah di TPS. Setelah itu dia ke TPA Benowo buang sampahnya keluar dicuci lagi baru keluar lagi ngambil ke TPS berikutnya. Ini ini SOP yang harus dijalankan teman-teman DLH,” ungkap Wali Kota Eri.
Terakhir, Wali Kota Eri meminta jajaran DLH mulai dari Kepala Dinas hingga asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat untuk memastikan SOP ini berjalan.
“Ini adalah kontrak kinerja. Kalau dalam beberapa hari ke depan TPS balik lagi kotor dan tidak sesuai SOP, maka akan ada sanksi tegas bagi pejabat terkait. Kita ingin Surabaya bersih, nyaman, dan tidak bau,” pungkasnya.











