Ia berharap program dapat dimulai lebih awal agar pelaksanaannya tidak hanya tersisa beberapa bulan.
Cahyo bahkan mengusulkan agar program pemuda bisa mulai berjalan sejak Maret, sehingga puncak kegiatan dapat diarahkan pada Oktober bertepatan dengan momentum bulan pemuda dan peringatan Sumpah Pemuda.
Selain isu kepemudaan, dalam reses tersebut juga muncul masukan terkait pendidikan, khususnya kebijakan beasiswa yang mengalami perubahan.
Cahyo menyebut, perubahan mekanisme beasiswa perlu dievaluasi dan dikomunikasikan dengan baik agar tidak menimbulkan kebingungan bagi penerima manfaat.
Cahyo menegaskan, DPRD Surabaya akan terus melakukan pengawasan agar program-program yang sudah disepakati dalam APBD benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat.
“Yang penting pemerintah kota segera menyelesaikan payung hukumnya, perwali, kemudian juklak-juknisnya, supaya bisa tereksekusi,” pungkasnya.













