Surabaya. Cakrawalanews.co – Komisi A DPRD Jawa Timur menyoroti lambannya proses rotasi dan pengisian jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal itu terutama terkait beberapa kepala OPD yang akan memasuki masa pensiun serta masih adanya jabatan yang lama diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansa, mengatakan perputaran sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemprov Jatim seharusnya berjalan berdasarkan prinsip meritokrasi. Dengan demikian, setiap rotasi atau promosi jabatan memiliki ukuran yang jelas, baik dari sisi kapasitas, kemampuan, maupun kompetensi pejabat yang bersangkutan.
“Harapan kami, meritokrasi di Pemprov ini benar-benar berjalan. Sehingga perputaran antar-OPD itu memiliki ukuran yang jelas, baik dari sisi kapasitas, kemampuan, maupun kompetensi,” kata Dedi, Jumat (6/3).
Menurutnya, saat ini perputaran SDM di lingkungan Pemprov Jatim terkesan berjalan agak lambat. Namun ia juga memahami bahwa pemerintah provinsi memiliki berbagai persoalan yang harus diselesaikan secara bersamaan, sehingga berpengaruh pada proses pengambilan keputusan.
Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, kondisi tersebut juga berbarengan dengan masa transisi pergantian tahun anggaran yang membutuhkan proses penyesuaian. Hal itu, menurutnya, bisa menjadi salah satu alasan mengapa sejumlah rotasi atau pengisian jabatan belum segera dilakukan.












