“Seluruh fraksi akan menugaskan anggotanya untuk memastikan pinjaman alternatif ini sesuai antara apa yang di rencanakan dengan apa yang akan dilaksanakan, “tegas Mas Toni.
Ia juga menekankan pentingnya Surabaya berbenah menghadapi dinamika pembangunan nasional, termasuk pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pada 2028 mendatang.
“Surabaya dan daerah penyangganya, seperti Sidoarjo dan Gresik, harus berkembang bersama. Kami berharap gubernur dapat menjadi jembatan untuk mendorong kolaborasi tiga daerah ini,” tambahnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Mas Toni berharap APBD Surabaya 2026 tetap berfungsi sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Ia juga menilai sektor ekonomi kreatif perlu mendapat perhatian, seiring dengan upaya Surabaya mengembangkan diri sebagai gaming city.











