Tubagus menekankan bahwa pinjaman daerah harus memberi manfaat langsung bagi rakyat, sekaligus mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan begitu, pembayaran cicilan pokok dan bunga pinjaman bisa terjamin.
“Pembiayaan dari pinjaman harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat, sekaligus menunjang pertambahan PAD agar ada jaminan kepastian dalam pembayaran utang dan bunganya,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya merancang pola pembayaran cicilan sejak awal, termasuk memastikan pinjaman dapat dilunasi sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir.












