Cakrawala LegislatifIndeks

HJKS Ke 732, Wakil Ketua DPRD Ingatkan Beban Kota Sebagai Dampak Penggunaan Air Tanah yang Berlebihan

×

HJKS Ke 732, Wakil Ketua DPRD Ingatkan Beban Kota Sebagai Dampak Penggunaan Air Tanah yang Berlebihan

Sebarkan artikel ini
Wakil ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. Foto: istimewa
Wakil ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. Foto: istimewa

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini mendorong agar para ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dilibatkan untuk mengkaji lebih dalam apakah kejadian tersebut disebabkan oleh fenomena alam semata atau ada kaitannya dengan rongga udara di bawah tanah akibat eksploitasi air tanah secara berlebihan.

Ia juga menyoroti pertumbuhan penduduk yang kini mencapai sekitar 3 juta jiwa. Dengan asumsi konsumsi air 1 meter kubik per orang setiap harinya, maka dibutuhkan sekitar 3 juta meter kubik air setiap hari. Pertanyaannya, apakah kebutuhan air sebesar itu sepenuhnya dipenuhi oleh PDAM, atau masih banyak warga yang mengambil air langsung dari dalam tanah secara mandiri?

Tak hanya itu, Mas Toni menyinggung pesatnya pembangunan hunian vertikal seperti apartemen, hotel, dan gedung perkantoran.

Ia pun mempertanyakan sumber pasokan air bagi bangunan-bangunan tersebut, serta mendesak adanya transparansi dari PDAM mengenai data konsumsi air di sektor-sektor itu.

“Sudah saatnya PDAM menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat berapa jumlah tagihan air dari satu apartemen, hotel, dan gedung perkantoran. Dispenduk juga harus mengawasi berapa banyak warga yang benar-benar tinggal di hunian-hunian vertikal itu,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *