“Harus ada keterlibatan orang tua, guru dan para siswa pentingnya mengkonsumsi ikan. Acara ini diikuti dari Sabang sampai Merauke dan kami monitor melalui teleconference, semuanya terbukti suka makan ikan,” kata istri KSAL Laksamana Ade Supandi, Kamis (11/01/2018).
Menurutnya, gemar makan ikan ini bertujuan untuk mencerdaskan generasi muda. Seperti asam lemak yang berbeda dengan sumber lemak lain. Contohnya makan daging sapi 100 Gram dengan ikan maka akan berbeda. Karena di ikan mengandung asam lemak tak jenuh ganda. “Daging yang lain tidak punya. Asam lemak tak jenuh bisa mengikat asam lemak yang jahat dikeluarkan lewat kotoran. Dan berfungsi untuk melindungi kapiler pembuluh darah,” ujarnya sambil menambahkan ikan mengandung omega III yang berguna untuk pertumbuhan otak dan tulang.
Ke 38 cabang-cabang tersebut antara lain Belawan, Sabang, Dumai, Padang, Bengkulu, Jakarta, Cirebon, Lampung, Panjang, Tanjung Pinang, Tangjung Uban, Batam, Dabo Singkep, Tanjung Balai Karimun, Surabaya, Batu Poron, Semarang, Malang, Tegal, Grati, Cilacap, Banyuwangi, Makasar, Kendari, Kupang, Mataram, Menado, Ambon, Tual, Jayapura, Biak, Merauke, Timika, Pontianak, Tarakan, Banjarmasin, Balik Papan serta Satdik dibawah binaan PP Yayasan Hang Tuah antara lain SD Hang Tuah 8, SMP Hang Tuah 5, SMK Hang Tuah 2, SMK P Jaya dan SMA Hang Tuah 1 yang ke5 satuan pendidikan tersebut berada di Jakarta.












