Meningkatkan ketahanan pangan: Diversifikasi pangan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada beras, sehingga ketahanan pangan masyarakat akan lebih terjamin.
Meningkatkan gizi: Sumber karbohidrat alternatif seperti jagung, singkong, ubi jalar, dan kentang memiliki kandungan gizi yang beragam, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Meningkatkan pendapatan petani: Diversifikasi pangan dapat mendorong permintaan terhadap sumber karbohidrat alternatif, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani yang menanam komoditas tersebut.
Pemerintah telah dan terus mendorong diversifikasi pangan melalui berbagai program, seperti:
Penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat diversifikasi pangan.
Pengembangan varietas unggul sumber karbohidrat alternatif.
Bantuan benih dan pupuk kepada petani yang menanam sumber karbohidrat alternatif.



