“Itu isu yang sudah lama beredar. Toh sampai sekarang tidak ada DPD yang mengusulkan bahkan membicarakan Munaslub. Padahal munaslub syaratnya permintaan dua pertiga DPD I,” katanya, saat dikonfirmasi, sabtu (22/7/2023).
Ia katakan, untuk Golkar Jatim sendiri akan fokus terhadap pemilu 2024. Beberapa target yang telah terpasang harus terealisasikan dan tidak ikut dengan konflik yang ada di pusat. Sebab, akan memecah fokus kerja para kader.
“Golkar Jatim tidak terpengaruh isu Munaslub dan akan tetap fokus bekerja untuk pemenangan pemilu 2024,” katanya.












