Surabaya, cakrawalanews.co – Rasa was-was nampaknya menyelimuti ratusan warga kampung Panduk RW 04/RT 01, RT 02 dan RT 03 kelurahan Kelurahan Panjang Jiwo Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
Pasalnya, rumah mereka retak-retak diduga karena dampak pembangunan apartemen didekat perkampungan mereka. Keresahan tersebut disampaikan kepada legislator Fraksi PDIP Surabaya Anas Karno, melalui pertemuan perwakilan warga di balai RW, pada Jumat (14/07/2023).
Dalam pertemuan tersebut, warga mengaku sangat terganggu terhadap dampak pembangunan apartemen. Gangguan mulai dari jam lembur malam yang menimbulkan kebisingan dan polusi debu, sampai 44 rumah retak rumah retak. Bahkan diantaranya mengalami penurunan bangunan, 2 cm hingga 3 cm.
“Ini pak tembok saya yang retak. Sampai sekarang belum ada kompensasi,” kata Awang warga kampung Panduk yang tinggal di rumah gang 1 A nomor 11, kelurahan Kelurahan Panjang Jiwo Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
Lebih lanjut Awang mengatakan, untuk pemberian kompensasi warga diminta menyediakan tim ahli dahulu. Padahal dalam perjanjian tidak pernah disebutkan.



