
“Kita akan support penuh gerakan OMG. Kita akan fasilitasi supaya UMKM binaan OMG bisa mandiri. Mulai pendampingan pendaftaran NIB, proses produksi sampai pemasaran dan promosi,” jelas Anas yang menjabat Wakil Ketua Komisi B.
Anas berpesan supaya OMG terus melakukan koordinasi dan intensif berkonsolidasi. “Saya siap kalau dibutuhkan kawan relawan untuk selalu menjalin komunikasi,” pungkasnya.
Sementara itu Koordinator Wilayah Jatim OMG Agung Wirya Saputra, mengaku pihaknya sudah setahun melakukan gerakan turun ke masyarakat lewat berbagai program kegiatan. Misalnya di Sumenep yang berkolaborasi dengan kelompok tani tembakau. Kemudian dengan kelompok nelayan di Suramadu.
“Di Probolinggo kami menggelar fashion show di jalanan dengan menggandeng kelompok pengrajin batik. Begitu pula kita menggandeng petani di Mojokerto. Kita sengaja menyasar akar rumput,” jelasnya.












