Dikatakan dia, untuk keseluruhan tahun 2022, pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan tahun 2021. Peningkatan perekonomian tersebut dikarena Pemprov Jatim mampu membangkitkan UMKM, sehingga sangat berkontribusi pada PDRB pulau Jawa.
Anggota DPRD Jatim dari Dapil Banyuwangi-Bondowoso dan Situbondo itu juga mengapresiasi penurunan angka kemiskinan di Jatim. Pada Capaian IKU ketiga yaitu persentase penduduk miskin di Jatim, dimana September 2022, jumlah penduduk miskin di Jatim sebesar 10,49 persen atau menurun 0,10 persen atau 23,09 ribu orang terhadap September 2021.
Seperti diberitakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2022 di depan para anggota dan pimpinan DPRD Jatim, di Jl. Indrapura, Surabaya, Kamis (30/3) siang.
Dalam paparannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa capaian kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2022 menunjukkan capaian membanggakan.
Pasalnya, dari total 2.912 indikator program yang ada, sebanyak 97,70 persen telah tercapai dan menunjukkan keberhasilan. Capaian kinerja tahun 2022 ini tercatat meningkat 1,29 persen dari tahun 2021 yang sebesar 96,41 persen.












