Riswanto melanjutkan, bahwa Pemkot telah mengalokasikan sekitar Rp. 60 miliar dari APBD untuk bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan permodalan.
“Tentunya dengan skema kredit lunak dengan bungan yang sangat rendah. dan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat agar APBD yang sudah dialokasikan tersebut bisa maksimal dimanfaatkan untuk kepentingan warga kota Surabaya,” lanjutnya.
Disisi lain kata Riswanato, aspirasi masyarakat yang diutarakan selama reses anggota DPRD Kota Surabaya di 12 titik sejak 24 sampai 30 Januari 2023 kemarin. juga masih didominasi oleh pembangunan fisik



