“Jadi, kalau belum ada izinnya kita dorong dan bina untuk mengurus izinnya, kalau sudah ada izinnya kita bina untuk masuk e-peken, BPOM, dan juga SNI, bahkan kita juga bantu pemasarannya supaya meningkat,” kata Zaini.
Menurutnya, setiap bulan Disperinaker menargetkan 68 industri yang dibina dan dilakukan pengawasan. Ia juga bersyukur karena target 68 industri itu sudah tercapai setiap bulannya. Pada bulan Januari, pihaknya sudah melakukan 88 pembinaan dan pengawasan terhadap industri, Februari sudah melakukan 68 pembinaan dan pengawsan terhadap industri, Maret sudah melakukan 85 pembinaan dan pengawsan terhadap industri.
Selanjutnya pada bulan April sudah melakukan 85 pembinaan dan pengawsan terhadap industri, Mei melakukan 68 pembinaan dan pengawsan terhadap industri, dan bulan Juni sudah melakukan 75 pembinaan dan pengawsan terhadap industri. “Total sudah ada 469 industri yang kita bina dan awasi mulai Januari hingga Juni,” tegasnya.
Meskipun semua targetnya sementara ini sudah tercapai, ia memastikan dinasnya akan terus bekerja keras untuk melampaui berbagai target kinerja itu. “Kami akan terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik kepada warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (hadi)



