Menurutnya, tidak mungkin wali kota atau pejabat Pemkot Surabaya berjalan sendiri memajukan kota tanpa keterlibatan masyarakat. Bagi dia, jika ingin membangun sebuah kota yang hebat, maka harus ada orang-orang hebat yang dilibatkan. “Alhamdulillah ada 10 orang yang hebat yang kita berikan penghargaan,” jelasnya.
Tapi, apakah hanya ada 10 orang hebat yang menjadi Pahlawan di Surabaya, Wali Kot Eri pun menegaskan, tentu saja masih banyak yang lainnya. Dia meyakini, di Kota Surabaya ini masih banyak sekali orang-orang hebat yang belum diketahuinya atau publik.
“Sehingga saya ingin diberikan informasi oleh lurah, camat untuk melihat orang-orang yang hebat siapa saja di masing-masing wilayahnya. Kita akan berikan penghargaan dan apresiasi,” katanya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyatakan, apabila terjadi perubahan yang sangat luar biasa di Kota Pahlawan itu bukan karena wali kotanya. Bahkan, bukan pula bukan karena pejabat Pemkot Surabaya. Akan tetapi, perubahan itu terjadi karena warganya yang mau bersumbangsi terus membangun Kota Surabaya.
“Sehingga saya ingin mengucapkan terima kasih dan sekaligus menjadi pembelajaran buat saya dan seluruh ASN di Kota Surabaya. Lihat pejuang-pejuang ini yang bekerja tanpa pamrih, tanpa melihat suatu apapun,” tuturnya.



