Hari Santri Nasional, ia melanjutkan, menjadi pengingat bagi tiap muslim tentang semangat perjuangan para kyai, ulama dan para santri. Semangat ini harus dilanjutkan untuk mengatasi berbagai tantangan di zaman sekarang.
Menurutnya, ruh santri adalah ruh jihad. Ruh bersungguh-sungguh, penuh semangat perjuangan, kerja keras dan rela berkorban. “Dengan ruh mulia ini, kaum santri harus menjadi bagian dari iron stock masa depan Indonesia,” ujar pria 45 tahun itu.
Kaum santri, Irwan meyakini, dapat menjadi bagian dari SDM unggul di tengah dunia yang penuh resiko, sangat dinamis dan kompetitif dengan berani mengembangkan cara-cara baru dalam dunia pesantren.
Karenanya, PKS Jatim berkomitmen untuk mendukung para santri berkiprah di berbagai lini, bersama membangun negeri.
“2019 lalu, pada hari santri tahun itu, PKS Jatim mengusulkan dibangunnya diorama resolusi jihad di Monumen 10 Nopember Tugu Pahlawan. Usulan itu disampaikan melalui anggota dewan dari PKS kepada pemerintah provinsi Jatim dan pemerintah Kota Surabaya,” jelas Irwan.



