Menurut, Adam anak tenaga medis ini layak diprioritaskan karena orang tua mereka sudah mecurahkan tenaga, waktu dan keselamatannya untuk menangani pasien Vovid 19. “Mereka layak diperhatikan dan diproritaskan sebagai apresiasi atas semua pengorbanan orang tuanya sebagai tenaga medis di masa pandemi, maka saya harus pastikan jangan sampai perintah Gubernur diabaikan,” tegasnya.
Menanggapi pertanyaan itu, Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim di Sidoarjo Lutfi Isa Anshori, memastikan bahwa instruksi itu sudah dilaksanakan sesuai instruksi Gubernur, “Kami prioritaskan mereka sesuai quota sebesar 1persen. Maka Sesuai alokasi untuk anak tenaga medis , 1 persen disetiap sekolah bisa 3 – 4 anak.” jelas Lutfi.
Tentu mereka, kata Lutfi harus memenuhi syarat yang ditentukan dengan menguploade surat surat yang menunjukkan bahwa mereka memang anak anak dari paramedis yang menangani pasien Covid 19, “Karena ini kondisi Covid maka pendaftaran harus gunakan sistem online, jadi persyaratan juga harus ditunjukkan secara online dengan menguplode surat tugas dari satgas atau rumah sakit yang jadi tempat jujugan satgas untuk tangani pasien Covid 19,” tambah Lutfi.












