Menurut Aliyadi, saat ini tingginya harga bahan pokok salah satunya gula dan telor bukan disebabkan karena kelangkaan. Namun adanya aksi borong dari lembaga yang ada misalnya instansi pemerintah untuk dijadikan stok untuk diperbantukan kepada masyarakat terlebih pandemik Covid-19.
Padahal disisi lain sesuai data yang diberikan Disperindag stok harga kebutuhan masih cukup sampai saat ini. “Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga gula dan telor tersebut. Bukan adanya kelangkaan yang menyebabkan kenaikan tersebut. Salah satu faktornya adanya aksi borong bahan pokok untuk diperbantukan ke masyarakat akibat pandemi Covid-19,” ungkap politisi PKB ini.
Disisi lain, kata Aliyadi saat ini juga ada hasil panen petani padi, telur peternak, daging ayam dan daging segar yang juga belum di serap oleh pasar karena kesulitan angkut imbas penyebaran virus corona ini. “Ini yang juga harus dipikirkan agar mereka tidak alami kerugian dan kebutuhan tersebut bisa diserap untuk me jaga stok kebutuhan,” ungkapnya.












