Dia menuturkan, negara-negara asing seperti Jepang, Hongkong, bahkan Pangeran Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan tertarik menanamkan modalnya di ibu kota baru Indonesia.
Luhut juga mengungkapkan adanya 30 investor Jepang juga tertarik menanamkan modalnya di ibu kota baru, di samping proyek Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya.
“Ya dari Jepang. Bukan hanya itu, Abu dhabi crown prince juga mengatakan berminat di sini. Dan presiden sudah mengiyakan itu. Jadi mereka ingin,” sebut Luhut.












