Handoko menyatakan separator adalah alat semipermanen. Ia tidak tahu sampai kapan alat itu akan terus dipasang. Namun ia menyatakan jika semburan belum berhenti, separator akan terus dipasang di titik pusat semburan.
Dalam pemasangan separator, dikatakannya, tidak membutuhkan alat-alat khusus. Pihaknya hanya perlu menyedot genangan yang ada di sekitar pusat semburan. Hal ini untuk mengetahui diameter pengaruh titik semburan.
Setelah itu pihaknya melakukan penggalian atau pemompaan.
“Berapa kedalaman penggalian, itu tergantung pada diameter pengaruh di titik pusat semburan,” jelasnya. (hdi/cn02))












