Selain itu, ia juga akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan terkait dengan anggaran perekrutan rektor dari luar negeri agar tidak mengganggu keuangan perguruan tinggi yang bersangkutan.
“Pendanaannya langsung dari pemerintah pusat supaya tidak mengganggu keuangan yang ada di perguruan tinggi itu sendiri,” ujar dia saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Semarang
Salah satu latar belakang rencana perekrutan rektor dari luar negeri tersebut adalah jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai daya saing di tingkat internasional itu relatif sangat sedikit. Dari 4.700 perguruan tinggi di Indonesia, hanya tiga yang masuk daya saing dunia. (ant/wan)












