Di Jawa Barat, kekeringan terjadi di 22 kabupaten/kota yang meliputi 165 kecamatan dan 761 desa. Di Jawa Tengah, kekeringan terjadi di 28 kabupaten/kota meliputi 208 kecamatan dan 1.416 desa.Sedangkan di Nusa Tenggara Barat, kekeringan terjadi di sembilan kabupaten/kota yang meliputi 74 kecamatan dan 346 desa.
“Musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September 2018 dengan puncaknya selama Agustus-September. Yang mengalami kekeringan saat ini adalah daerah-daerah yang hampir setiap tahun mengalami kekeringan,” kata Sutopo. (ant)












