“Meskipun musim kemarau 2018 berlangsung normal, bencana kekeringan terjadi di 11 provinsi,” kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.07/09
Sutopo mengatakan kekeringan terjadi di beberapa tempat di wilayah Indonesia khususnya Jawa dan Nusa Tenggara. Beberapa daerah yang mengalami kekeringan cukup luas adalah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung.
Pendataan kekeringan di wilayah Bali masih dilakukan, tetapi laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyatakan kekeringan tidak berdampak luas di provinsi tersebut.”Kemarau menyebabkan pasokan air berkurang, debit sungai menurun, tinggi muka air di danau dan waduk menyusut dan sumur kering,” jelas Sutopo.












