Cakrawala Surabaya

Yona Siapkan 200 Tong Komposter, Dorong Sampah Organik jadi Penopang Ketahanan Pangan

×

Yona Siapkan 200 Tong Komposter, Dorong Sampah Organik jadi Penopang Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Yona
Yona (kanan) memberikan tong komposter untuk setiap RW di Dapil 5.

Limbah organik tidak hanya dipandang sebagai persoalan kebersihan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari rantai produksi pangan di lingkungan.

“Konsepnya saya terinspirasi dari Malaka Jaya. Di sana pengolahan limbah organik tidak berdiri sendiri, tetapi bisa dikembangkan menjadi bagian dari ketahanan pangan dan kegiatan produktif warga,” jelas Politisi Gerindra itu.

Konsep tersebut mencakup pemanfaatan ruang lingkungan untuk berbagai aktivitas, seperti kolam gizi, budidaya lele, tanaman produktif hingga pengolahan sampah.

Seluruh kegiatan tersebut diarahkan agar saling menopang dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Namun, Yona tidak ingin konsep tersebut diterapkan secara seragam di seluruh kampung Surabaya.

Menurutnya, karakter setiap wilayah berbeda sehingga pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan warga.

“Tidak harus persis sama dengan Malaka Jaya. Kita sesuaikan dengan kondisi kampung di Surabaya, tetapi prinsipnya sama, bagaimana limbah organik bisa dikelola dan hasilnya kembali memberikan manfaat untuk warga,” katanya.

Untuk memperkuat program tersebut, Yona menyiapkan sedikitnya empat tong komposter untuk setiap RW yang berminat. Jumlahnya dapat ditambah dengan mempertimbangkan luas wilayah dan cakupan RT dalam satu RW.

“Tiap RW di wilayah binaan saya yang berminat untuk melakukan program pengolahan limbah organik saya distribusikan masing-masing minimal empat tong komposter, bergantung cakupan dan luas wilayah RT masing-masing dalam satu RW,” kata dia.

Tong yang dibagikan memiliki kapasitas 160 liter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *