Surabaya, CakrawalaNews.co – Biaya dan efisiensi distribusi jadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing dunia usaha.
Di tengah kebutuhan rantai pasok yang semakin kompleks, angkutan kereta api mulai mengambil peran sebagai alternatif distribusi barang dalam volume besar dan antardaerah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat hampir 2 juta ton barang diangkut melalui jalur rel sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Tercatat sebanyak 1.988.315 ton barang diangkut pada periode tersebut.
Angka itu tumbuh 7,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.856.051 ton.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan moda rel dalam aktivitas distribusi, khususnya untuk komoditas dengan volume besar.
Dari total angkutan tersebut, petikemas menjadi komoditas terbesar dengan volume 1.332.445 ton.
Selanjutnya BBM sebanyak 608.555 ton, barang retail 32.934 ton, dan komoditas lainnya mencapai 14.381 ton.



