Ali mengatakan, Golkar masih memiliki agenda konsolidasi yang harus dituntaskan sebelum masuk pada pembahasan politik berikutnya.
Rakernas menjadi salah satu tahapan penting untuk menerjemahkan keputusan partai ke dalam kerja yang lebih teknis dan operasional.
“Kita fokus konsolidasi dulu. Konsolidasi ini selesai sampai tingkat paling bawah. Setelah itu kita harus Rakernas karena Rakernas itu untuk mengkonsolidasikan lebih teknis dan lebih operasional. Dan tentu setelah itu kita akan bicara persoalan berikutnya,” ujarnya.
Meski belum berbicara mengenai dukungan untuk Pilgub Jatim, Ali tidak menampik kapasitas Eri Cahyadi sebagai figur pemerintahan.
Ketika ditanya mengenai modal pemerintahan Eri sebagai salah satu figur yang disebut dalam bursa gubernur, Ali menyebut bahwa sejumlah tokoh juga memiliki kapasitas masing-masing.
“Saya pikir semua memenuhi syarat. Pak Begur juga di pimpinan di provinsi itu pasti memahami bagaimana Surabaya dan sekitarnya. Semua boleh,” katanya.
Ali menegaskan, keputusan mengenai figur yang akan diusung Partai Golkar dalam Pilgub Jatim nantinya merupakan kewenangan DPP.












