Debit air sebesar 25 meter kubik per detik dilepas selama dua hari untuk membantu mengencerkan polutan sebelum aliran mencapai intake PDAM.
Langkah itu bukan solusi yang bisa dilakukan setiap kali kualitas air memburuk. Pelepasan debit besar dapat mengganggu alokasi air untuk kebutuhan lain, termasuk irigasi.
Karena itu, persoalan kualitas tidak berhenti pada pengelolaan air baku.
Kondisi sungai juga dipengaruhi berbagai aktivitas dan limbah yang masuk sepanjang aliran Kali Surabaya.
“Karena kalau bicara kualitas itu kan kompleks banget ya. Kompleks banget. Sepanjang sungai ini menjadi tanda petik tempat sampahnya kita-kita ini, ya kualitasnya akan buruk. Gitu kan,” pungkasnya. (*)













