Persoalan ini menjadi semakin kompleks karena Kali Surabaya merupakan salah satu sumber air baku PDAM Surya Sembada.
Apalagi, pencemaran di sungai tersebut sempat ditandai dengan munculnya busa limbah.
PJT I sebenarnya memiliki alat untuk memantau kondisi air secara real-time. Pemantauan dilakukan setiap satu jam untuk mengetahui tingkat pencemaran.
Namun, alat tersebut hanya menunjukkan kategori pencemaran.
Untuk mengetahui zat pencemar sekaligus sumbernya, diperlukan pengambilan sampel dan pemeriksaan laboratorium.
Dalam kondisi tertentu, PJT I juga dapat melakukan penggelontoran air dari Mlirip.













