Cakrawala Politik&PemerintahanCakrawala SurabayaDPRD Surabaya

Ada Tamu Mabuk Kecelakaan, DPRD Surabaya Minta RHU Ikut Tanggung Jawab

×

Ada Tamu Mabuk Kecelakaan, DPRD Surabaya Minta RHU Ikut Tanggung Jawab

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono.

“Memang ini enggak bisa dipaksakan. Mereka harus ada tempat untuk diperiksa, untuk dinetralisir. Ada beberapa rumah hiburan yang sudah menyiapkan itu,” jelasnya.

Budi menilai mekanisme tersebut bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pengunjung, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan lain.

Sebab, ketika pengunjung dalam kondisi mabuk tetap mengemudikan kendaraan, risiko kecelakaan tidak hanya mengancam dirinya sendiri, tetapi juga masyarakat yang kebetulan berada di jalan.

Hal kedua yang menurut Budi harus menjadi bagian dari SOP RHU adalah penyediaan sopir atau joki.

Ia menekankan, fasilitas tersebut berbeda dengan layanan valet yang hanya bertugas memarkir atau mengambil kendaraan.

“Yang kedua, itu terkait dengan sopir, disediakan sopir joki sopir, bukan valet. Joki,” tegasnya.

Menurut Budi, joki tersebut harus disiapkan untuk mengantar pengunjung yang tidak mampu mengemudi karena kondisi mabuk hingga ke tujuan.

“Jadi mereka menyiapkan di saat kondisinya itu mereka tamu istimewa. Jadi kan memang ada klasifikasinya, karaoke keluarga, kan ya karaoke-karaoke yang memang nilainya fantastis itu ada jokinya, sehingga diantar sampai ke tujuannya,” ungkapnya.

Ia menyebut pengunjung dapat diantar hingga hotel maupun rumah. Menurutnya, sejumlah tempat hiburan sebenarnya telah menerapkan mekanisme tersebut.

Budi juga mengingatkan bahwa keselamatan pengunjung tidak berhenti pada urusan menghindari kecelakaan. Pengelola RHU juga perlu memperhatikan keamanan barang-barang yang dibawa pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *