CakrawalaNews.co – Pembiayaan pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mencapai sekitar Rp2,05 triliun.
Nilai tersebut berasal dari dua skema pembiayaan. Terbaru, PT SMI memberikan pembiayaan Rp1,16 triliun untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur perkotaan.
Sementara sebelumnya, PT SMI telah memberikan pembiayaan Rp885,85 miliar untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), serta pengadaan lahan dan konstruksi Jalan Wiyung–Menganti. jika digabungkan, nilai kedua pembiayaan tersebut mencapai sekitar Rp2,045 triliun
Pembiayaan terbaru senilai Rp1,16 triliun diarahkan untuk tiga kebutuhan utama. Yakni pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan saluran air Gunungsari, serta penanganan saluran drainase.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur perkotaan yang berdampak luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
“Penerangan jalan dan pengendalian genangan di Surabaya kami lihat sebagai investasi yang mendukung kelancaran mobilitas ekonomi, menekan potensi kerugian akibat gangguan aktivitas warga dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya tahan kota menghadapi perubahan iklim,” ungkapnya dalam keterangan resmi dikutip pada Jumat (14/8/2026).
Faaris menjelaskan pembangunan saluran air Gunungsari dan penanganan saluran drainase diproyeksikan dapat mencegah potensi kerugian akibat banjir hingga Rp471 miliar per tahun.
Selain mengurangi risiko genangan, proyek tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Selain penanganan drainase, pembiayaan juga digunakan untuk pemasangan PJU. PT SMI menyebut pemasangan PJU berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak penerangan jalan.













