“Edukasi kesehatan berdampak besar jika ada keterlibatan aktif dan dukungan lingkungan. Kami berharap mahasiswa santri tidak hanya paham bahaya asap rokok, tetapi juga mampu berdiri sebagai agen perubahan yang mengajak masyarakat luas hidup lebih sehat,” tegas dr. Paul.
Melalui sinergi berkelanjutan ini, FK UNUSA dan PP.
Al-Jihad Surabaya optimistis dapat mencetak generasi muda berkualitas yang unggul secara akademis, kuat secara spiritual, dan tangguh dalam menjaga kesehatan diri serta lingkungannya. (s)





