Dia sadar, semua laga yang mereka hadapi tidak sama, sehingga tim dan karakter pemain yang disiapkan pun, harus disesuaikan dengan kondisi lawan. Bahkan, dua kali kalah melawan tim asal Kalimantan, masing – masing Barito Putera (1-2) dan Mitra Kutai Kartanegara (1- 3) pun, bagi Alfredo itu adalah bagian dari dinamisasi dalam sepak bola
“Tugas kami adalah meningkatkan performa pemain dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain. Agar mereka bisa tampil bagus dan meraih hasil terbaik,” jelas Alfredo.
“Ada banyak pelajaran yang sudah kami petik dari setiap laga. Dan, kami sudah mengevaluasi semuanya. Tujuan kami datang ke Samarinda, adalah bisa membawa pulang poin dari sini,” harapnya.
Latihan yang didominasi oleh taktik serta ujicoba kecil-kecilan antara pemain itu, juga adalah salah satu cara mengukur perkembangan performa pemain. Salah satunya adalah Ruben Sanadi, bek kiri Green Force yang sempat mengalami masalah dengan kaki kirinya setelah Persebaya taklukan Arema FC 1-0, Minggu (6/5) lalu.



