“Kalau ada sistem pengangkutan terjadwal melalui koordinasi kelurahan dan kecamatan, tentu akan sangat membantu masyarakat dan mencegah munculnya titik pembuangan liar,” katanya.
Menurut Anas, persoalan kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
“Lingkungan bersih itu tanggung jawab bersama. Pemerintah harus hadir memberi solusi, sementara masyarakat juga harus tertib menjaga kebersihan,” ujarnya.
Di bidang ekonomi, Anas memastikan aspirasi bantuan penguatan koperasi warga juga akan diperjuangkan agar dapat membantu kebutuhan ekonomi masyarakat kecil di Kutisari Utara.
“Koperasi lingkungan ini penting untuk membantu perputaran ekonomi warga. Aspirasi seperti ini akan kami kawal agar mendapat perhatian pemerintah,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung penuh keakraban dan menjadi ruang dialog langsung antara warga dengan wakil rakyat terkait persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.












