Di sektor pelayanan publik, DPRD juga menyoroti peningkatan fasilitas kesehatan melalui perbaikan 10 puskesmas dan pembangunan satu puskesmas baru di Sidosermo dengan total anggaran sekitar Rp 15,3 miliar.
“Pemerataan layanan kesehatan ini penting. Warga harus semakin mudah mengakses layanan tanpa harus pergi jauh,” imbuhnya.
Sementara itu, progres pengadaan proyek juga menjadi perhatian. Pada triwulan pertama, tercatat 25 paket proyek telah masuk proses lelang. Sebanyak 19 paket telah selesai, sementara empat lainnya masih dalam tahap persiapan. Proyek tersebut didominasi pembangunan jalan dan rumah pompa, serta sebagian pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi sekolah.
Achmad menegaskan, transparansi dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek menjadi kunci agar anggaran besar tersebut benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Kami akan kawal dari proses lelang sampai pelaksanaan di lapangan. Anggaran ini harus terasa manfaatnya oleh warga,” pungkasnya.













