Polisi menyebut, dugaan sementara mengarah pada adanya bahan yang menyerupai petasan di dalam bus. Namun, hal itu masih memerlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut untuk memastikan sumber dan jenis material yang memicu ledakan.Penanganan cepat dilakukan setelah laporan masyarakat masuk melalui Call Center 110 Polri. Informasi tersebut langsung diteruskan ke Polres Tegal, yang kemudian mengerahkan personel Pamapta 3 bersama piket Polsek Suradadi ke lokasi kejadian.
Perwira pengendali lapangan, IPDA Taufik Kusuma Wardhana, mengatakan langkah awal yang dilakukan adalah mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban.“Begitu laporan masuk melalui Call Center 110, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama fungsi terkait. Fokus utama kami adalah pengamanan TKP, evakuasi korban, serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.













