Surabaya – Cakrawalanews.co | Lonjakan pengunjung hingga 40 ribu orang saat libur panjang Nyepi dan Idulfitri 2026 menjadi ujian awal bagi sistem parkir digital di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di tengah implementasi yang relatif lancar, transaksi QRIS masih menjadi tantangan saat volume kendaraan meningkat.
Sistem parkir non-tunai ini mulai diterapkan sejak 16 Maret 2026, hasil koordinasi antara pengelola KBS dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Kebijakan ini menjadi bagian dari dorongan digitalisasi layanan sekaligus upaya meningkatkan transparansi pengelolaan parkir. Direktur Keuangan dan SDM KBS, Muhammad Nahroni, menyebut implementasi awal berjalan tanpa kendala berarti, meski sistem ini tergolong baru bagi pengunjung maupun pengelola.













