“Seluruh armada dan personel kebersihan kami kerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi lingkungan yang kurang tertangani dapat memicu berbagai risiko, mulai dari penyebaran penyakit hingga genangan air saat musim hujan. Oleh karena itu, penanganan kawasan kumuh menjadi bagian penting dalam strategi kebersihan daerah.
Sebelumnya, Gerakan ASRI telah dilaksanakan di kawasan pusat dan selatan Kota Sumenep, seperti Jalan Halim Perdana Kusuma hingga Jalan Trunojoyo.
Perluasan ke wilayah timur menunjukkan pemerataan intervensi kebersihan di seluruh kawasan perkotaan.
Program ini juga diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa melalui kegiatan Jumat Bersih yang melibatkan aparatur wilayah dan masyarakat.













