Cakrawala EkonomiCakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Surabaya Tuntaskan Puluhan Kilometer Drainase dan Lima Rumah Pompa Baru Selama 2025

×

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Surabaya Tuntaskan Puluhan Kilometer Drainase dan Lima Rumah Pompa Baru Selama 2025

Sebarkan artikel ini
Sidak rumah pompa-medium
Sidak rumah pompa-medium

Cakrawalanews.co, – Pemerintah Kota Surabaya menjadikan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pengendalian banjir dan perbaikan jalan, sebagai prioritas utama sepanjang tahun 2025.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna memastikan kehadiran negara di tengah kebutuhan warga, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya 2021-2026.

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk terus mengurangi titik genangan air secara signifikan di berbagai wilayah kota.

​Hingga penghujung tahun 2025, Pemkot Surabaya berhasil menyelesaikan pembangunan saluran drainase di 233 lokasi dengan total panjang mencapai 56,36 kilometer.

Beberapa pengerjaan besar mencakup saluran di Jalan Karah, Jalan Raya Kedung, hingga Jalan Gayungsari Barat. Selain drainase, infrastruktur pendukung berupa lima rumah pompa baru telah dioperasikan di kawasan Dukuh Menanggal, Karah Agung, Ketintang Madya, Margorejo Indah, dan Amir Mahmud.

Keberadaan rumah pompa dengan kapasitas masing-masing 3,5 meter kubik per detik ini sangat krusial karena mempercepat pembuangan air ke laut tanpa hanya mengandalkan sistem gravitasi yang memakan waktu lebih lama.

​Tidak hanya fokus pada aliran air, peningkatan infrastruktur juga menyasar aksesibilitas jalan melalui pengaspalan di 24 lokasi sepanjang lebih dari 10 kilometer.

Upaya masif ini terbukti efektif menurunkan jumlah titik genangan di Surabaya hingga 38 lokasi.

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pentingnya penyelesaian proyek-proyek ini sebelum puncak musim hujan pada awal tahun 2026, seperti yang telah dirasakan manfaatnya oleh warga kawasan Pakal yang kini lebih aman dari ancaman banjir menahun.

​Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengganti saluran lama berbahan batu kali dengan box culvert yang berkapasitas lebih besar untuk meningkatkan daya tampung.

Untuk menjaga fungsionalitas saluran, Satgas dan petugas rumah pompa disiagakan selama 24 jam untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.

Syamsul juga menghimbau masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan agar sistem yang telah dibangun dapat bekerja maksimal.

​Meskipun progres pembangunan menunjukkan hasil positif, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Fathoni, mengingatkan bahwa penanganan banjir merupakan tantangan jangka panjang mengingat kondisi geografis Surabaya yang berada di wilayah cekungan.

Oleh karena itu, skema pembiayaan dan perencanaan infrastruktur telah disusun secara berkelanjutan hingga tahun 2027. Dengan dukungan dan doa dari warga, pemerintah optimis bahwa manfaat dari integrasi saluran drainase, rumah pompa, dan perbaikan jalan ini akan semakin dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat Surabaya di masa mendatang.( wa/infj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *