Menurut dia, pendekatan doa bersama menjadi pesan moral bagi masyarakat untuk memperkuat empati dan persatuan nasional.
Selain memberikan dukungan atas kebijakan tersebut, Rio juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum Natal dan Tahun Baru, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan keramaian.
“Mari menjaga Keamanan dan Ketertiban kota Surabaya, khususnya di tempat-tempat ibadah. Selain itu juga di pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, stasiun, pelabuhan,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan gangguan kesehatan, mengingat saat ini Surabaya memasuki musim hujan dengan cuaca ekstrem.
“Kesiapsiagaan bencana dan kesehatan. Mengingat saat ini sedang musim hujan dan cuaca ekstrim hendaknya disiap siagakan mitigasi yang diperlukan seandainya terjadi hujan lebat yang bisa mengakibatkan banjir. Siagakan juga layanan kesehatan khususnya saat Tahun Baru 2026,” tuturnya.













