Surabaya. Cakrawalanews.co – Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad menolak dan meminta agar KPU memikirkan ulang rencana usulan memajukan Pilkada serentak ke bulan September 2024 sebagaimana disampaikan Ketua KPU RI.
Hal ini dinilai akan merugikan parpol ditingkat daerah. Sebab, jarak pelaksanaan antara Pileg dan Pilpres dengan Pilkada akan jadi semakin pendek.
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan, urusan keputusan pelaksanaan kontestasi memang menjadi kewenangan di tingkat pusat.
“Dalam perspektif partai ditingkat provinsi yang nanti akan terlibat dalam Pilkada tentu mempercepat pelaksanaan tidak menguntungkan, dan ini harus dipikirkan ulang,” kata Sadad saat dikonfirmasi dari Surabaya, Jumat (26/8/2022).




