Dalam pertemuan tenaga honorer K2, yang sebagian besar para Guru Tidak Tetap (GTT) di Kota Surabaya. Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 250 tenaga K2, di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Jawa Timur, kawasan Jalan Wonokromo Surabaya, Minggu (23/8).
Pertemuan tersebut terkait perjuangan tenaga honorer (K2) Kota Surabaya untuk mendapat kesejahteraan maupun kepastian mendapat pengangkatan status, terus diupayakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Terbaru, para tenaga K2 ini akan mendapat jatah lembur dengan peningkatan gaji pokok setara UMK.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, selaku perwakilan Pemkot Surabaya. Dalam pertemuan tersebut Whisnu menyampaikan, adanya penambahan berupa anggaran lembur sekaligus kenaikan gaji pokok setara UMK ini, sebagai solusi awal menyikapi banyaknya tenaga K2 yang belum mendapat kejelasan status.
”Saya bersama Walikota sudah memikirkan hal itu. Toh, anggaran APBD kita tahun ini bisa mengkover kebutuhan untuk peningkatan kesejahteraan,” kata WS – Sapaan Whisnu Sakti Buana -, dihadapan para tenaga K2.













