Ia menilai, pemimpin PSSI Jawa Timur ke depan idealnya berasal dari kalangan profesional dengan pengalaman manajerial dan jejaring luas. Sosok seperti itu diyakininya dapat menghidupkan organisasi dan memperkuat arah pembangunan sepak bola daerah.
Dalam konteks tersebut, Fathoni menyebut Raja Siahaan sebagai figur yang dinilai memiliki kapasitas tersebut.
“Dengan pengalaman di berbagai bidang usaha, Mas Raja Siahaan punya kemampuan untuk membawa PSSI Jatim menjadi organisasi yang lebih modern, transparan, dan inklusif,” ujar politisi Golkar Jatim ini.
Fathoni menambahkan, kepemimpinan yang akuntabel sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan usia dini serta menciptakan fondasi yang lebih kokoh bagi generasi pesepakbola Jawa Timur di masa mendatang.
Ia lantas berharap proses pemilihan pengurus PSSI Jatim berjalan baik dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berdedikasi untuk kemajuan sepak bola daerah.












