“Santri sudah unggul dalam karakter dan spiritualitas. Tinggal bagaimana mereka juga diperkuat dalam kapasitas keilmuan, keterampilan, dan daya saing agar mampu berperan lebih luas di dunia kerja, ekonomi, dan sosial,” tegasnya.
Puguh mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menggagas sejumlah program seperti beasiswa santri dan intervensi program peningkatan kapasitas di pesantren. Namun, ia menilai program-program tersebut masih perlu diperluas dan diperkuat agar manfaatnya dirasakan lebih banyak kalangan.
“Program Pemprov Jatim seperti beasiswa santri sudah bagus. Hanya saja intensitas dan jangkauannya perlu ditambah. Karena pesantren adalah model pendidikan yang sangat efektif membangun karakter, moral, dan integritas anak bangsa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Puguh menekankan pentingnya transformasi santri menjadi generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga berdaya secara ekonomi dan intelektual. Menurutnya, jika santri memiliki kompetensi tinggi, mereka dapat berkontribusi signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur.



