“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar sejarah, tapi tanggung jawab moral. Gas pol, pantang kendor!” ujarnya.
Cak YeBe lalu menutup pesannya dengan parikan pamungkas:
“Tuku jemblem nang Kandangan, ojo sampek mlempem, tetep jaga semangat perjuangan.”
Bagi Cak YeBe, parikan bukan sekadar hiburan, tapi cara membumi untuk menyampaikan nilai luhur.
“Perjuangan itu lahir dari hati yang ikhlas, tekad yang kuat, dan keberanian yang tulus,” tutupnya.












